Minggu, 27 November 2016

DIA MY
      Saat-saat akhir saya menjadi mahasiswa semua terasa berat, semua keadaan berubah tanpa bahasa isyarat yang dapat mencegah semuanya akan terjadi. permasalahan datang menimpah kehidupan saya, silih berganti tanpa kenal lelah masalah terus menghampiri diri ini. Kegagalan tugas akhir saya menghancurkan semua kepribadian baik yang selama ini melekat dalam diri pergi begitu saja. pertemanan, persahabatan dan percintaan adalah omong kosong belaka "ucap dalam pikir saya".
Dari sudut lorong kampus saya hendak menghampiri ruang kerja dosen pembimbing tugas akhir "sebut saja B" inisial nama pembimbing saya. Yang ada didalam benak dan pikiran saya hanya kebahagiaan, kegembiraan yang melontah-lontah. Sesampainya didepan pintu saya berucap "Bissmillahirrahmanirrohim", sambil mengetuk dan membuka pintu.

"selamat siang pak", ucap saya.
"Siang nak",
"permisi saya ingin melihat dan mengambil tugas akhir", ucap saya lgi.
"silahkan, nama kamu siapa?",

"A"ucap saya,

Didalam lembaran paper tugas akhir saya terukir tanda silang yang menutupi kalimat dan kata-kata yang memberi tanda sinyal kegagalan itu dimulai. "kenapa, mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi. "pikir dalam benak dengan wajah murung"".

"kamu melakukan pelanggaran kode etik didalam penulisan berkas tugas akhir ini dan kamu harus mengulang semua kembali di semester depan"ucap dosen pembimbing.
Saat itu saya merasa terkejut, heran dan bertanya-tanya. Tanpa pikir panjang saya meminta maaf dan berharap hukuman saya dibatalkan, saya tau kesalahan saya dan saya berjanji tidak mengulanginya lagi" ucap saya".
"tidak, kamu harus diberikan sanksi dan hanya maaf yang bisa saya berikan",ucap B inisial dosen pembimbing saya.

Saya permisi dan keluar dari ruangan itu dengan perasaan yang jauh berubah seperti sebelum masuk, dengan suasana rohani yang begitu menyakitkan sehingga saya tidak bisa berkata-kata lagi, saya hanya bisa termenung dan terdiam meratapi semuanya.

Saya mulai berfikir kenapa, mengapa dan bagaimana semua ini bisa terjadi kepada diriku, apakah semua ini tidak bisa dicegah. saya bertanya pada diri dan mengadukan semuanya kepada tuhan yang mahakuasa.

"Apakah ini akhir dari semua perjalanan hidupku" 
" ya allah jangan berikan hambamu ini cobaan dan ujian yang tidak hamba sanggup"ucap saya dalam diri.

pada saat itu hal yang saya rasakan hanya keputus asaan dan berfikir buruk kepada tuhan"astaqfirullah halazim".

hari demi hari saya lalui semua permasalahan hidup dengan seorang diri tanpa ada teman, sahabat dan DIA MY untuk tempat bersandar dari kegoyahan ini. Seiring berjalannya waktu saya mulai bertekad untuk bangkit mendekatkan diri kepada ALLAH SWT semua ini adalah miliknya dan tak sepantasnya kita berburuk sangka pada dia.

"bangkit, bangkit, bangkit"ucap dalam diri.

Dan pada kemudian harinya saya dipertemukan dengan si DIA MY .....!!! saya bisa melihat tanpa ada merasakan apa-apa selain keheningan, ketenangan dan kedamaian saat itu saya merasa semuanya berhenti.


   

            
        
             

3 komentar:

  1. blog ini tidak baik , menyebarkan ujaran kebencian .

    BalasHapus
  2. Informasi ga bermanfaat !!, Copas!!. yang PUNYA Blog Uda TUA, baru buat blog

    BalasHapus
  3. Informasi ga bermanfaat !!, Copas!!. yang PUNYA Blog Uda TUA, baru buat blog

    BalasHapus